Apa bahaya keputihan
Apa bahaya keputihan

Keluhan yang paling umum dialami oleh kaum hawa selain gangguan saat menstruasi adalah keputihan. Meskipun sejatinya keputihan tersebut sangat dibutuhkan oleh vagina untuk melindungi, membersihkan, serta membasahi vagina.

Namun, keputihan yang seharusnya bermanfaat tersebut, karena beberapa hal bisa berubah menjadi keputihan yang berbahaya. Selain menimbulkan reaksi seperti gatal, panas, dan nyeri saat buang air kecil, keputihan yang abnormal tersebut bisa membahayakan kesehatan wanita itu sendiri.

Lalu apa bahaya keputihan bagi remaja dan ibu hamil? Yuk, simak beberapa dampak atau bahaya keputihan tidak normal berikut ini:

  1. Apa Bahaya keputihan Bagi Remaja

Apa bahaya keputihan bagi wanita, khususnya remaja? Ya, keputihan sendiri memang sering terjadi pada masa menjelang menstruasi ataupun sesudah menstruasi. Tapi terkadang, beberapa remaja juga mengalami keputihan diluar kondisi tersebut, seperti saat sedang berolahraga, terlalu lelah, meningkatkan gairah seksual, dan lain-lain.

Selama keputihan masih wajar, seperti tidak menimbulkan bau yang menyengat atau menyebabkan gatal pada vagina, berarti keputihan tersebut tidak berbahaya. Tapi jika keputihan menunjukkan ciri-ciri keputihan abnormal, maka para wanita remaja sebaiknya perlu mewaspadai. Lalu apa bahaya keputihan bagi remaja?

  • Mempengaruhi Kesuburan Wanita

Keputihan yang seharusnya tidak berbahaya jika dibiarkan terlalu lama, justru akan berubah menjadi berbahaya. Hal tersebut karena jamur ataupun bakteri penyebab keputihan bisa menginfeksi vagina dan bisa berkembang lagi. Jika sudah semakin parah, maka bisa menjalar hingga ke organ reproduksi lain, seperti sel telur dan rahim.

  • Mempengaruhi Mood

Seperti saat tengah menstruasi, karena faktor hormonal, wanita akan lebih sulit dalam mengontrol emosi. Lalu apa bahaya keputihan juga berpengaruh pada psikis seseorang?

Apa bahaya keputihan pada wanita, khususnya terhadap psikisnya bisa menimbulkan stress atau  mempengaruhi mood seseorang. Saat tingkat keasaman vagina meningkat, dan organ intim tersebut menjadi lembab, hal tersebut akan membuat wanita tidak nyaman dan kurang percaya diri untuk beraktivitas. Sehingga hal tersebutlah yang akan mempengaruhi mood seseorang.

  • Menimbulkan Infeksi Tubuh

Lalu apa bahaya keputihan selain pada vagina? Jamur, kuman, bakteri pada keputihan yang tidak segera dibasmi akan bisa menjalar pada bagian tubuh lain lho. Melalui infeksi, kuman tersebut akan sangat mudah berkembang ke bagian tubuh lainnya.

  1. Apa Bahaya Keputihan Bagi Ibu Hamil

Tak hanya pada remaja, keputihan sering terjadi biasanya karena seseorang sedang hamil. Sama halnya seperti keputihan pada remaja, keputihan pada ibu hamil juga ada yang normal dan keputihan tidak normal. Lalu apa bahaya keputihan bagi ibu hamil?

  • Ketuban Pecah

Ketuban saat hamil memang sangat rentan. Hal tersebut salah satunya juga bisa dipengaruhi oleh keputihan yang tidak normal saat hamil. Keputihan yang disebabkan oleh bakteri Vaginosis bakterialis yang bisa menimbulkan rasa gatal, ataupun bau amis, juga bisa meningkatkan kemungkinan ketuban pecah sebelum waktunya.

  • Bayi Lahir Prematur

Lalu apa bahaya keputihan untuk janin? Keputihan yang ditandai dengan aroma yang amis, cairan yang kental, dan disertai dengan rasa gatal pada vulva, hal tersebut juga bisa menyebabkan infeksi pada saluran metabolisme bayi.

Bila tidak segera diatasi, tidak hanya perkembangan janin yang terhambat, tapi juga meningkatkan resiko bayi lahir prematur.

  • Berat Badan Bayi Lebih Rendah

Lalu apa bahaya keputihan gatal saat hamil yang disebabkan oleh bakteri Trichmonas vaginalis, bisa menimbulkan rasa panas serta gatal pada area vagina, ternyata juga bisa berdampak pada tumbuh kembang janin, dimana bayi tersebut akan lahir dengan berat badan di bawah normal.

  1. Apa Bahaya Keputihan Bagi Pria

Selain pada wanita, ternyata keputihan juga bisa berdampak pada pria. Bagaimana, dan apa bahaya keputihan bagi pria?

Baca Juga :

Saat wanita tengah mengalami keputihan tidak normal yang disebabkan oleh jamur ataupun bakteri, maka kemungkinan infeksi tersebut bisa menular pada pria, saat suami-istri berhubungan intim. Hal tersebut juga bisa meningkatkan risiko penyakit menular seksual (PMS).

Setiap wanita tentu memiliki sistem kekebalan tubuh yang berbeda, dimana hal tersebut akan mempengaruhi ketahanan tubuh saat mengalami keputihan. Terlepas dari apa bahaya keputihan tidak normal dan keputihan normal yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi wanita, tentu sebaiknya Anda segera menanganinya dan lebih menjaga kesehatan organ kewanitaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here