Dampak keputihan pada wanita
Dampak keputihan pada wanita

Keputihan pada wanita memang sangat umum terjadi, terutama saat wanita tersebut dalam masa subur. Karena saking seringnya mengalami keputihan setiap bulannya pada saat sebelum atau sesudah menstruasi, banyak juga wanita yang mengabaikan keputihan tersebut.

Keputihan sendiri sebenarnya memang dibutuhkan oleh vagina untuk melindungi dan membersihkan vagina. Akan tetapi jika keputihan yang Anda alami memiliki ciri-ciri keputihan patalogis atau abnormal, hal tersebut tentu harus Anda waspadai. Karena sebenarnya dampak keputihan pada wanita bisa saja sangat berbahaya.

Penyebab dari keputihan sendiri cukup bervariasi, seperti kebersihan organ kewanitaan yang kurang terjaga, infeksi bakteri, infeksi jamur, faktor hormonal, dan faktor lainnya. Selain membuat wanita tidak nyaman, keputihan ternyata juga memiliki efek negatif bagi kesehatan wanita. Nah, berikut beberapa dampak keputihan pada wanita yang harus segera ditangani:

  1. Stress Akibat keputihan

Dampak dari keputihan pada wanita ternyata juga mampu mempengaruhi psikis wanita. Setiap wanita tentunya mengalami keputihan yang berbeda-beda tergantung pada hormonalnya, pola hidupnya, hingga kesehatannya, sehingga setiap wanita juga memiliki keluhan berbeda-beda terhadap keputihan yang dialami.

Keputihan sesuai dengan penyebabnya juga memiliki efek berbeda yang ditimbulkan, seperti rasa nyeri, gatal, panas, bengkak, iritasi, dan masih banyak lagi.

Stress akibat keputihan tersebut bisa menimpa siapa saja. Adapun stress sebagai dampak keputihan pada wanita tersebut bisa membuat penderita mengalami mood yang kurang baik sehingga akan mempengaruhi rutinitas yang dijalani. Saat sedang stress, masalah akan sangat mudah terjadi, terutama untuk mood sedih dan marah akan lebih sering terjadi.

Kondisi stress karena keputihan biasanya muncul karena rasa ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh keputihan. Karena sebagian keputihan bisa menyebabkan bau yang menyengat dan jika keputihan tersebut keluar dalam jumlah yang banyak akan membuat organ kewanitaan terasa sangat lembab atau basah.

Dampak keputihan pada wanita tersebut membuat wanita bad mood karena saat mengalami keputihan, wanita akan sangat terganggu dan merasa tidak percaya diri.

  1. Berbahaya Untuk Ibu Hamil dan Janin

Selain karena bakteri maupun jamur, penyebab keputihan biasanya juga sering dialami oleh wanita hamil. Jika pada wanita yang tidak hamil saja munculnya keputihan sudah sangat mengganggu dan memiliki efek buruk bagi kesehatan vagina, lalu apa dampak keputihan pada wanita hamil?

Seperti halnya wanita yang tidak hamil, penyebab keputihan pada wanita hamil juga bermacam-macam. Berikut beberapa dampak keputihan pada wanita hamil sesuai dengan penyebabnya:

  1. Infeksi Leukorrhea

Keputihan pada ibu hamil yang disebabkan oleh infeksi leukorrhea bisa ditandai dengan ciri-ciri cairan yang lebih putih dan bau. Keputihan tersebut biasanya sering terjadi pada ibu hamil usia kehamilan memasuki 13 minggu. Adapun dampak keputihan pada wanita hamil bisa sebagai tanda dari janin yang tidak berkembang, serta tanda-tanda keguguran.

  1. Infeksi PMS (Penyakit Menular Seksual)

Baik pada wanita hamil dan tidak hamil, bagi penderita PMS sangat mempengaruhi keputihan seseorang. Keputihan akibat infeksi PMS tersebut selain menimbulkan rasa gatal dan panas juga bisa menyebabkan dampak buruk bagi ibu hamil dan janin.

Keputihan akibat PMS tersebut bisa mengakibatkan terganggunya kesehatan janin, menimbulkan infeksi pada bayi, menyebabkan mata bayi merah dan berair, dan lain-lain.

  1. Infeksi Bakteri Vaginosis

Dampak buruk keputihan pada wanita terutama saat hamil karena disebabkan oleh infeksi bakteri vaginosis bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur, dan ketuban mudah pecah sebelum waktunya.

  1. Kanker Akibat Keputihan

Dampak keputihan pada wanita lainnya juga bisa meningkatkan resiko munculnya penyakit kanker. Kanker tersebut bisa terjadi jika wanita yang mengalami keputihan abnormal tidak segera mengatasinya dan membiarkannya terlalu lama.

Baca Juga :

Jika dibiarkan begitu saja, keputihan tersebut bisa menimbulkan kanker rahim atau kanker serviks dan yang lebih berbahaya lagi jika tidak segera diobati, kanker tersebut bisa terus menjalar keseluruh tubuh dan menggerogoti organ tubuh lainnya. Terutama jika penderita memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Memang kelihatannya lumrah dan sepele, tapi jika Anda mengalami keputihan normal namun tidak segera ditangani, malah akan membuatnya menjadi keputihan abnormal. Maka dari itu, untuk mencegahnya semakin parah Anda sebaiknya segera mengatasi, mengingat dampak keputihan pada wanita sangatlah berbahaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here