Jenis-jenis keputihan pada wanita
Jenis-jenis keputihan pada wanita

Keputihan merupakan hal yang umum dialami oleh para wanita, biasanya ini terjadi pada saat akan atau setelah mengalami menstruasi. Selain itu, keputihan juga kerap sekali terjadi pada masa kehamilan.

Keputihan yang normal pada umumnya memiliki warna putih susu atau malah berwarna jernih. Selain itu, keputihan normal juga tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. Namun, bagaimana jika Anda mengalami keputihan namun dengan gejala yang tidak seperti biasanya? Bisa jadi hal tersebut merupakan keputihan yang tidak normal.

Keputihan yang tidak normal akan ditandai dengan warna kuning ataupun kehijauan, perubahan konsentrasi cairan yang menjadi lebih kental ataupun lebih lengket dan bau yang tidak sedap. Keputihan dengan gejala tersebut merupakan salah satu gejala yang wajib untuk Anda waspadai. Namun, tahukah Anda jika ada beberapa jenis-jenis keputihan pada wanita?

Baca Juga :

Nah, untuk menambah pengetahuan Anda mengenai masalah kewanitaan yang satu ini, berikut adalah beberapa jenis keputihan yang wajib untuk Anda ketahui. Apa sajakah itu?

  1. Keputihan dengan Warna Bening

Yang pertama yaitu keputihan dengan warna bening. Gejala keputihan yang satu ini dianggap keputihan normal dan sangat umum terjadi pada wanita. Warna bening pada mukosa elastic tersebut sama seperti putih telur yang mentah.

Biasanya, cairan bening yang satu ini akan muncul pada awal siklus hingga masuk ke fase ovulasi. Fungsi dari cairan bening yang bersifat lengket tersebut ialah membantu untuk menarik sperma agar mudah masuk ke dalam rahim.

  1. Keputihan dengan Warna Putih Susu

Ada juga warna putih susu yang kerap terjadi pada sebagian besar wanita. Sama halnya dengan cairan yang berwarna bening diatas, cairan dengan warna putih susu ini juga menandakan bahwa kesehatan reproduksi Anda normal. Cairan yang satu ini akan muncul pada masa tengah hingga akhir siklus bulanan.

Cairan dengan warna putih susu tersebut memiliki bentuk seperti krim yang merupakan hasil dari pelepasan progesterone. Namun, jika cairan putih susu yang satu ini semakin tebal pada bagian leher rahim, hal ini akan membuat sperma terjebak di dalamnya.

Tingkat kekentalan cairan tersebut juga dipengaruhi oleh beberapa faktor. Bagi Anda yang mengkonsumsi pil secara rutin, maka cairan akan berbentuk krim.

  1. Keputihan Seperti Keju Cottage

Jenis-jenis keputihan pada wanita selanjutnya yakni seperti keju cottage. Ciri keputihan yang satu ini ialah memiliki bentuk yang menggumpal sebagai akibat dari infeksi jamur. Infeksi jamur ini akan sangat mudah menyerang pada area yang lembab. Oleh sebab itu, hindari menggunakan celana dalam yang berbahan sintetis, tidak mandi setelah berolahraga, penggunaan celana legging yang terlalu lama, dan lain sebagainya.

  1. Keputihan dengan Cairan Warna Kuning

Nah, jika area kewanitaan Anda mengeluarkan cairan berwarna kuning dengan bau yang tidak sedap, terasa gatal dan sakit Anda harus segera memeriksakannya ke dokter. Bisa jadi hal ini merupakan salah satu ciri dari penyakit klamidia, gonore atau infeksi panggul. Keputihan dengan gejala yang satu ini termasuk keputihan abnormal.

  1. Keputihan dengan Warna Hijau Keabu-abuan dan Berbusa

Salah satu gejala yang dilengkapi dengan rasa terbakar dan berbau amis ini merupakan infeksi dari bakteri vaginosis. Namun, Anda tak perlu khawatir karena bisa mengatasinya dengan mudah menggunakan pil ataupun salep. Gejala yang satu ini juga bisa hilang dalam beberapa hari saja.

  1. Keputihan yang Disertai Darah

Jika keputihan yang Anda alami mengeluarkan darah, maka kemungkinan Anda menderita infeksi atau peradangan serviks, polip dan fibroid. Namun, bisa juga gejala yang satu ini disebabkan karena penggunaan pil KB. Untuk memastikannya, segera hubungi dokter.

  1. Cairan yang Lebih Tebal

Ini biasanya sebagai akibat dari penggunaan IUD. Namun, gejala yang satu ini juga bisa mengindikasikan bahwa Anda sedang mengalami masa kehamilan. Tak hanya itu, menebalnya cairan juga sebagai akibat dari infeksi jamur yang ada di area kewanitaan.

  1. cairan yang Keluar Seperti Air

Jenis-jenis keputihan pada wanita yang terakhir yaitu cairan yang keluar seperti air. Biasanya, gejala yang satu ini akan menyebabkan rasa tidak nyaman pada diri Anda. Jika sudah demikian, maka hal ini menunjukkan adanya infeksi herpes. Segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.

Tentunya, ada banyak jenis-jenis keputihan pada wanita yang perlu untuk Anda ketahui. Beberapa jenis dari keputihan tersebut juga mengindikasikan kesehatan tubuh Anda. Nah, jika Anda mengalami beberapa gejala abnormal di atas, segera hubungi dokter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here